Anak Sakit-Sakitan Karena Keberatan Nama, Begini Kajian dan Hukumnya – Nama merupakan suatu hal yang sentral dalam diri manusia. Karena dengan nama-lah seseorang dapat dengan mudah diingat oleh orang lain.

Oleh karena itu, sebagai orangtua selalu dianjurkan untuk memberikan nama yang baik pada anaknya. Dengan kepercayaan bahwa nama tersebut juga adalah bentuk sebuah doa.

Berbicara mengenai nama, terdapat sebuah kepercayaan yang berkembang di kalangan masyarakat Indonesia terkait ketidakcocokan sebuah nama pada anak kecil. Hal ini kemudian diyakini membuat seorang anak kecil sering sakit-sakitan.

Keberatan nama, itulah julukan singkatnya. Sehingga apabila menginginkan anak tersebut sembuh, maka namanya harus diganti. Lantas, bagaimana pandangan Islam mengenai fenomena keberatan nama ini? Bolehkah mengganti nama anak dengan dasar keberatan nama tersebut?

hizib-fatihah

Mengganti nama seseorang dalam Islam sendiri sebenarnya diperbolehkan. Hal tersebut bahkan telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Yang mana beliau mengganti nama para sahabat dengan nama yang lebih baik.

Sedangkan mengenai mengganti nama karena anak sering sakit-sakitan, maka di sini harus dianalisis terlebih dahulu. Apakah benar nama tersebut melanggar syariat Islam. Karena jika memang tidak, maka nama tersebut tidak harus diganti.


BACA JUGA :


Kriteria nama yang melanggar syariat

Berikut adalah kriteria nama yang melanggar syariat Islam, dilansir dari konsultasisyariah.com

  • Nama mengandung pujian kepada diri sendiri

Misalnya Barrah yang mana memiliki arti wanita yang sangat baik sekali. Semasa Rasulullah SAW hidup, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim bahwa Zainab dan Juwairiyah sebelumnya bernama Barrah hingga Rasul mengganti namanya.

  • Nama mengandung nama jelek dan keras

Kita bisa ambil contoh pada masa Rasul. Dimana berdasarkan hadits riwayat Muslim, salah satu putri dari khalifah Umar bin Khattab diberi nama Ashiyah yang memiliki arti wanita pembangkang. Karena hal itu, Rasulullah menggantinya menjadi Jamilah.

Kesimpulan

Intinya adalah bahwa mengganti nama karena kandungan namanya yang tidak sesuai syariat diperbolehkan. Sedangkan mengubah nama dengan maksud semata-mata untuk pengobatan anak yang sakit-sakitan tanpa ada unsur menentang syariat adalah sebuah keyakinan yang menyimpang. Sehingga tidak diperbolehkan. Terlebih tak ada bukti secara ilmu kedokteran mengenai kasus keberatan nama menyebabkan seseorang sakit-sakitan.

Apabila anak Anda mengalami sakit yang tak kunjung sembuh, maka sebaiknya jangan terburu-buru mengganti namanya. Cobalah sarana penyembuhan lain meski akan memakan waktu.

Namun apabila Anda menginginkan sarana lebih praktis untuk penyembuhan, maka dapat menggunakan sarana Spiritual dari Kang Masrukhan untuk menyembuhkan segala jenis penyakit berupa sarana Pengobatan Hikmah.

Untuk mendapatkan Pengobatan Hikmah, silakan hubungi admin Kang Masrukhan di 082223338771 atau 085712999772

Info selengkapnya langsung KLIK DIBAWAH INI!

pengobatan-hikmah