Khasiat Doa Nurbuat, Amalan Serbaguna Untuk Pengasihan Hingga Pengobatan – Doa adalah sarana yang sangat memudahkan manusia dalam melakukan permohonan. Bahkan saking utamanya sebuah doa, dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa berdoa itu lebih khusus daripada ibadah. Ini berarti bahwa barangsiapa yang sombong tidak mau beribadah, maka ia pasti sombong tidak mau berdoa.

Jika kita lihat watak manusia yang selalu penuh akan pengharapan, maka harusnya ia banyak melanggengkan doa. Namun nyatanya banyak dari mereka yang tak sabar dan akhirnya memohon kepada selain Allah. Na’udzubillaahi min dzaalik.

Tahukah Anda bahwa sebenarnya ada doa yang memiliki faedah sangat banyak untuk kehidupan manusia di muka bumi ini? Ialah doa nurbuat atau juga dikenal dengan sebutan doa nurun nubuwwah. Lebih dari itu, spesialnya dari khasiat doa nurbuat ini adalah apabila tidak dapat membaca maupun tidak hapal. Doa ini cukup ditulis dan disimpan di dalam rumah. Maka Allah akan senantiasa melindungi rumah beserta para penghuninya.


BACA JUGA :


Khasiat doa nurbuat

  • Sebagai sarana pengasihan. Dengan mengamalkan doa ini sebanyak 100x secara rutin sebelum tidur, maka akan muncul sarana pengasihan dalam dirinya. Yakni orang yang memandangnya akan timbul kasih sayang dan dimuliakan oleh orang lain. Lebih dari itu, insyaAllah juga akan lebih mudah dipertemukan dengan para nabi melalui mimpi.
  • Sebagai sarana kekayaan. Doa ini mampu mendatangkan rezeki yang tak terduga dari segala arah apabila diamalkan 100x secara rutin pada setiap malam Jumat. Didampingi dengan menanam kunyit di sutu tempat yang tersembunyi dan hanya Anda yang mengetahuinya.

Begitu juga apabila Anda sedang dalam masa pendekatan dengan lawan jenis dan berniat melamar, maka laksanakanlah puasa sehari dan pada malam harinya bacakan doa ini terus menerus di tempat sunyi. Maka atas izin Allah, lamaran Anda akan diterima.

  • Sarana pengobatan. Doa ini dapat digunakan untuk menyembuhkan orang sakit. Caranya adalah dengan membacakan doa ini pada minyak, baik itu kelapa maupun wijen. Kemudian sapukan pada tempat yang sakit.

Doa ini juga dapat digunakan untuk menyembuhkan sakit mata. Yakni dengan menghembuskannya ke mata. menghilangkan racun juga bisa dengan menggunakan doa ini.

Bacaan doa nurbuat dan artinya

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَللّٰهُمَّ ذِى السُّلْطَانِ الْعَظِيْمِ وَذِى الْمَنِّ الْقَدِيْمِ وَذِي الْوَجْهِ الْكَرِيْمِ وَوَلِيِّ الْكَلِمَاتِ التَّامَّاتِ وَالدَّعَوَاتِ الْمُسْتَجَابَةِ عَاقِلِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ مِنْ اَنْفُسِ الْحَقِّ عَيْنِ الْقُدْرَةِ وَالنَّاظِرِيْنَ وَعَيْنِ الْجِنِّ الْاِنْسِ وَالشَّيَاطِيْنِ
وَاِنْ يَّكَادُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَيُزْ لِقُوْنَكَ بِاَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُوْلُوْنَ اِنَّهُ لَمَجْنُوْنٌ وَمَاهُوَ اِلاَّذِكْرٌ لِّلْعَالَمِيْنَ وَمُسْتَجَابُ اْلقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُدَ عَلَيْهِمَا السَّلَامُ الْوَدُوْدُ ذُوالْعَرْشِ الْمَجِيْدِ
طَوِّلْ عُمْرِيْ وَصَحِّحْ جَسَدِيْ وَاقْضِ حَاجَتِيْ وَاَكْثِرْ اَمْوَالِيْ وَاَوْلَادِيْ وَحَبِّبْنِيْ لِلنَّاسِ اَجْمَعِيْنَ وَتَبَاعَدِ الْعَدَاوَةَ كُلَّهَا مِنْ بَنِيْ اٰدَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ مَنْ كَانَ حَيًّا وَّيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكَافِرِيْنَ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْ

Allahumma dzi sulthonil ‘adzim, wadzil mannil qodim,  wadzil wajhil kariim, wa waliyyal kalimaatit taammaati wadda’awaatil mustajaabati ‘aaqilil khasani wal khusaini min anfusil khaqqi ‘ainil qudroti wan nadziriinawa ‘aynil insi wal jinni wa in yakaadul ladziina kafaru layuzlikuunaka biabshoorihim lamma sami’ul ladzikro wa yaquuluuna innahu lamajnuun. Wa maa huwa illaa dzikrullil ‘aalamiin. Wa mustajaabu luqmaanal khakiim. Wawaritsa sulaimaanu daawuuda ‘alaihimassalaamul waduudu dzul ‘arsyil majiid. Thowwil umrii wa shohhikh ajsaadi wa aqdhi khajadi wa akstir amwaali wa aulaadi wa khabbib linnasi ajma’iina wa tabaa’adil ‘adaawata kullaha min biniii aadama ‘alaihis salaama man kaana khabban wa yakhiqqol qoulu ‘alal kaafiriina wa qul jaa al khaqqo wa zahaqol baathilu innal baathila kaana zahuuqo. Wayunazzilu minal qur-aani maa huwa syifaaun warohmatul lil mu’miniin. al aa yaziidud dhzolimiina illa khosaaro. Subkhaana robbika robbil ‘izzati ‘amma yashifuun. Wasalamun ‘alal mursaliin. Wal khamdulillaahi robbil ‘aalamiin.”

Terjemah Arti

“Ya Allah, Dzat yang memiliki kekuasaan Agung, Yang memiliki anugerah terdahulu, Yang memiliki wajah Yang mulia, Yang menguasai kalimat-kalimat yang sempurna, dan doa-doa yang mustajab, penanggng Hasan dan Husain dari jiwa-jiwa yang khaq dari pandangan mata yang mamandang, dari pandangan manusia dan Jin. Dan sesungguhnya orang-orang kafir benar-benar akan menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, ketika mereka mendengar Al Quran dan berkata: sesungguhnya (Muhammad) benar-benar orang yang gila.

Dan Al Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat. Dan yang mengijabahi Luqmanul Hakim, dan Sulaiman telah mewarisi Dawud A.S. Allah Dzat Yang Maha Pengasih, yang memiliki singgasana yang mulia, panjangkanlah umurku, sihatkanlah jasadku, kabulkanlah  hajatku, perbanyaklah harta bendaku dan anakku (pengikutku), cintakanlah semua manusia dan jauhkanlah permusuhan dari anak cucu Adam A.S. Orang-orang yang masih hidup (dihatinya) dan semoga tetap ancaman siksa bagi orang-orang kafir. Dan katakanlah: Yang haq telah datang dan yang bathil telah musnah, sesungguhnya perkara yang bathil itu pasti musnah. Dan Kami turunkan Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rakhmat bagi orang-orang yang beriman, dan Al Quran tidak akan menambah kepada orang-orang yang berbuat aniaya melainkan hanya kerugian. Maha Suci Allah Tuhanmu Tuhan Yang Maha Mulia dari sifat-sifat yang diberikan orang kafir. Dan semoga keselamatn bagi para Rosul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta Alam.”